12.Muhammad Jusuf Kalla
Nama Lengkap : Muhammad Jusuf Kalla
Alias : Jusuf Kalla | JK
Agama :
Islam
Tempat Lahir : Watampone, Sulawesi Utara
Tanggal Lahir : Jumat, 15 Mei 1942
Zodiac : Taurus
Hobby : Membaca | Menulis
Warga Negara : Indonesia
Istri : Hj. Mufidah Jusuf
Anak : Muchlisa Jusuf, Muswirah Jusuf, Imelda
Jusuf, Solichin Jusuf, Chaerani Saudara
Biografi
Jusuf Kalla Jusuf Kalla lahir di Watampone, Kabupaten
Bone, Sulawesi Selatan pada 15 Mei 1942. Merupkan anak ke-2 dari 17 bersaudara
dari pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki
bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla meliputi beberapa kelompok
perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO
dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari
sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang perhotelan, konstruksi, pejualan
kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa
sawit, dan telekomunikasi. Di Makassar, Jusuf Kalla dikenal akrab disapa oleh
masyarakat dengan panggilan Daeng Ucu. Pengalaman organisasi kepemudaan dan
kemahasiswaan Jusuf Kalla antara lain Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang
Sulawesi Selatan 1960 – 1964, Ketua HMI Cabang Makassar tahun 1965-1966, Ketua
Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) 1965-1966, serta Ketua Presidium
Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967-1969. Sebelum terjun ke
dunia politik, Jusuf Kalla pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan
Industri Daerah (Kadinda) Sulawesi Selatan. Hingga kini, ia pun masih menjabat
Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) di alamamaternya Universitas Hasanuddin,
setelah terpilih kembali pada musyawarah September 2006. Jusuf Kalla menjabat
sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Presiden RI yang ke-4),
tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. Jusuf Kalla kembali diangkat
sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati
Soekarnoputri (Presiden RI yang ke-5). Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri
sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon
presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan kemenangan yang diraih oleh Susilo
Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI yang ke-6, secara otomatis Jusuf Kalla
juga berhasil meraih jabatan sebagai Wakil Presiden RI yang ke-10. Bersama
dengan Susilo Bambang Yudhoyono, keduanya menjadi Presiden dan Wakil Presiden
RI yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat. Jusuf Kalla menjabat
sebagai ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak
Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009. Pada 10 Januari 2007, ia melantik 185
pengurus Badan Penelitian dan Pengembangan Kekaryaan Partai Golkar di Kantor
DPP Partai Golongan Karya di Slipi, Jakarta Barat, yang mayoritas anggotanya
adalah cendekiawan, pejabat publik, pegawai negeri sipil, pensiunan jenderal,
dan pengamat politik yang kebanyakan bergelar master, doktor, dan profesor.
Jusuf Kalla menikah dengan Hj. Mufidah Jusuf, dan dikaruniai seorang putra dan
empat putri, serta sembilan orang cucu. Saat ini, melalui Munas Palang Merah
Indonesia ke XIX, Jusuf Kalla terpilih menjadi ketua umum Palang Merah
Indonesia periode 2009-2014. Selain itu beliau juga terpilih sebagai ketua umum
Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia periode 2012-2017 dalam Muktamar VI DMI
di Jakarta. Pada tanggal 10 September 2011, Jusuf Kalla mendapat penganugerahan
doktor Honoris Causa dari Universitas Hasanuddin, Makassar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar